Cara Menanam Hidroponik Selada secara Sederhana

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang tergolong ke dalam famili compositae, yang mana asal tanaman satu ini diperkirakan dari dataran Mediterania Timur. Selain itu, tanaman selada ini tepat dibudidayakan pada daerah-daerah dengan suhu optimum yang berkisar antara 20 derajat celcius pada siang hari dan 10 derajat celcius pada malam harinya. Benih selada ini akan berkecambah dalam kurun waktu 4 hari, atau bahkan untuk benih yang viabel dapat berkecambah dalam kurun waktu 1 hari, pada suhu 15 hingga 25 derajat celcius. Selada merupakan tanaman setahun yang memiliki tidak sedikit bentuk, khususnya dalam faktor bentuk bagian daunnya. Tanaman yang satu ini memang cepat sekali dalam menghasilkan akar tunggang dalam yang diikuti dengan penebalan dan juga perkembangan ekstensif akar lateral yang memang tidak sedikit horizontal. THST (Teknologi Hidroponik Sistem Terapung) adalah sistem budidaya tanaman dengan cara hidroponik yang telah dikembangkan dari water culture. Yang mana THST ini tepat sekali untuk jenis tanaman sayur selada. Lantas, bagaimana caranya untuk menanam selada secara hidroponik tersebut? Baca ulasan ini dulu, yuk!

Menanam Hidroponik Selada
Menanam Hidroponik Selada

Menanam hidroponik selada

Benih bisa dikecambahkan dalam tray plastik yang telah diberikan kertas tissue dan juga dibasahi, setelah berkecambah selama 3 hari, bibit ditransplanting kepanel semai dan juga dipelihara selama 3 minggu sebelum akan diapungkan. Media yang bisa digunakan dalam panel semai ini adalah rockwool. Selagi proses pemeliharaan, bibitnya bisa disemprotkan dengan pupuk daun (N-P2O5-K2O : 14 %-12 %-14 %) dan setiap 4 hari sekali dengan konsentrasi 2 g/l. Penanaman ini dilakukan dengan cara memidahkan bibit atau transplanting dari panel semai kepanel tanam. Kemudian panel tanamnya diapungkan atau floating dalam sebuah kolam tanam di atas larutan hara. Pemanenan dilakukan pada usia 4 hingga 6 minggu setelah tanam dengan tutorial mencabut tanaman selada beserta akar-akarnya.

Menaam Selada Hidroponik Sederhana
Menaam Selada Hidroponik Sederhana

Usia panen sayur selada ini memang tidak sama bedanya menurut kultivar dan musim, umumnya berkisar antara 30 hingga 85 hari setelah dipindah tanam. Panen yang terlalu dini akan menjadikan hasil panen yang rendah dan panen yang telat juga dapat menurunkan nilai. Selain itu, penanganan pasca panen merupakan bagian dari produksi tanaman yang dilakukan sesaat seusai panen. Kegiatan pasca panen ini bisa meliputi kegiatan pembersihan, pendinginan, sortasi, dan juga grading.

Demikianlah tadi cara menanam hidroponik selada secara sederhana yang bisa kami informasikan kepada Anda semuanya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *